Perbedaan Motor Injeksi dan Karburator

superdinos

2013-03-04 22:05:34 +0900
3
Kebetulan yang ditanyakan dalam topik ini adalah tentang perbandingan keiritan penggunaan bahan bakar antara sepeda motor injection dengan sepeda motor karburator. Untuk itu , maka saya akan jelaskan dan bagi - bagikan untuk para pembaca sekalian mengenai jawaban atas pertanyaan topik tersebut. Teknologi injection pada sepeda motor adalah bukan hal yang baru , karena teknologi ini sudah terlebih dahulu digunakan pada mobil. Teknologi injection adalah pengaturan pemasukkan bahan bakar ( bensin ) ke dalam ruang bakar dengan cara disuntikkan atau disemprotkan. Pada sepeda motor penyemprotan bensin ini dilakukan pada saluran masuk . Penyemprotan bensin ini sudah diatur secara komputerisasi , melalui perhitungan beberapa komponen - komponen electronika , yang mana semua input putaran mesin dan jumlah udara yang masuk terbaca oleh sensor - sensor dari komponen sistem injection. Sensor - sensor yang membaca putaran mesin dan jumlah udara itu , akan mengirim kan hasil pembacaannya , untuk kemudian dihitung dan diolah dalam komponan utama dari injection itu , yaitu ECU . ECU inilah yang kemudian akan menentukan jumlah bensin yang akan dikabutkan atau disemprotkan ke dalam saluran masuk. Berbeda dengan pemasukkan bensin pada sepeda motor yang menggunakan karburator , adalah jumlah pemasukkan bensin ditentukan dengan kevakuman yang terjadi didalam barrel dari karburator. Kevakuman ini akan sangat berbeda - beda tergantung dengan besarnya volume silinder dan kecepatan putaran mesin. Semakin besar kevakuman yang terjadi , maka akan semakin besar pula bensin yang terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Pada sepeda motor dengan karburator , jumlah bensin yang masuk , belum tentu semuanya terbakar. Hal ini akan membuat ada bensin yang sia - sia , karena tidak terbakar , yang berakibat tidak ada tambahan ledakkan karena ada bensin yang tidak terbakar. Selain itu bensin yang tidak terbakar ini akan menimbulkan asap yang berakibat pada polusi udara yang tidak baik , alias beracun. Untuk itulah maka teknologi injection mulai diterapkan pada kendaraan - kendaraan , khususnya dalam topik ini adalah sepeda motor. Dengan teknologi injection , maka tidak ada bensin yang sia - sia saat terbakar di dalam ruang bakar , sehingga dapat menghasilkan tenaga yang maksimal. Selain itu juga emisi gas buang yang dihasilkan dari knalpot akan tetap ramah lingkungan , karena tak ada bensin yang tidak terbakar dalam proses pembakaran di mesin.

Motorcycles

Perbedaan Motor Injeksi dan Karburator

{{ post.title }}

{{ post.original_id ? "Translated by" : "Added by" }} {{ post.user.username }} In {{ post.language_code | languageNativeName }} / / {{ post.view_count }} Views / {{ post.comments_count }} Comments
{{ block.content_summary }}
Comments
{{ post.comments_count | number : 0 }} Comments
View previous comments
Due to user reports, this comment has been hidden.show
View more comments
x{{ newComment.error }}

{{ post.title }}

{{ post.original_id ? "Translated by" : "Added by" }} {{ post.user.username }} In {{ post.language_code | languageNativeName }} / / {{ post.view_count }} Views / {{ post.comments_count }} Comments
{{ block.content_summary }}
Comments
{{ post.comments_count | number : 0 }} Comments
View previous comments
Due to user reports, this comment has been hidden.show
View more comments
x{{ newComment.error }}