0
Following
0
Follower
0
Boost

Ingin Bisnis Jadi Tahan Pandemi dan Resesi? Simak 5 Tips Berikut Ini!

Tak bisa dipungkiri, COVID-19 membuat banyak bisnis lumpuh tak berdaya. Tanpa pandang bulu, berbagai sektor bisnis di seluruh dibuat tak berdaya. Industri pariwisata, makanan dan minuman, industri ritel, hingga bisnis startup ikut merasakan imbas dari pandemi ini. Tidak sedikit pemilik bisnis yang terpaksa memberhentikan karyawan atau menangguhkan operasinya dari awal Maret 2020 kemarin sampai hari ini. Banyak startup sedang mencoba untuk mengembangkan bisnis mereka seperti kembali ke titik awal. Pengusaha startup Indonesia janganlah menyerah begitu saja! Ayo kita bangkit, tingkatkan lagi penjualan, dan kembali majukan bisnis yang telah kita bangun dari awal. Untuk mencapai tujuan tersebut, berikut kami sajikan beberapa tips yang dapat membantu bisnis startup meminimalkan dampak pandemi dan resesi. Buat jadwal yang jelas Sampai saat artikel ini diposting, penyebaran COVID-19 masih dalam tahap mengkhawatirkan. Beberapa daerah masih melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebagian besar perusahaan masih menginstruksikan karyawan mereka untuk bekerja dari rumah seperti arahan dari pemerintah. Sayangnya, tidak semua perusahaan bisa mengimplementasikan kebijakan ini. Contohnya perusahaan manufaktur atau pabrik. Perusahaan manufaktur tidak akan bisa beroperasi tanpa karyawannya datang ke pabrik, karena peralatannya tak bisa dibawa pulang ke rumah. Oleh karena itu, penting untuk industri manufaktur untuk mengatur jadwal kerja seluruh karyawannya.

Gejala-Gejala Anda Mengalami Stress Saat WFH dan Cara Mengatasinya

Tak terasa sudah lebih dari tujuh bulan kita menjalani WFH. Pada awalnya, mungkin kita merasa senang bisa bekerja dari rumah, karena bisa lebih dekat dengan keluarga, tak perlu berangkat ke kantor dan macet-macetan di jalan, dan menjalani aktivitas yang monoton di kantor. Namun akhir-akhir ini, semakin banyak orang yang mengeluhkan bahwa WFH membuatnya stress. Alasan utama dari penyebab stress ini adalah kaburnya batasan-batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi saat bekerja dari rumah. Kita jadi sering lupa waktu saat bekerja dari rumah dan menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar monitor. Ini membuat para pekerja merasa kesepian dan terisolir dari lingkungan. Dampak yang dirasakan tak hanya dari sisi psikologis, namun kesehatan pun akan ikut terganggu. Nah, tahukah Anda apa saja gejala yang mengindikasikan bahwa Anda mulai mengalami stress saat WFH? Lalu, adakah cara yang efektif untuk mengurangi atau mengatasi gejala tersebut? Berikut lengkapnya: Tanda-tandanya Anda mulai mengalami stress saat WFH: Beberapa gejala di bawah ini kerap datang di kalangan pekerja di periode WFH. Namun sayangnya, sedikit sekali yang menyadari bahwa kondisi yang dialaminya adalah pertanda bahwa dirinya mulai dihinggapi stress. Penting bagi Anda untuk mengidentifikasi gejala ini sedini mungkin sehingga Anda bisa menjaga produktivitas dan mengamankan pekerjaan yang sulit dicari selama masa pandemi covid-19 ini. Berikut ini beberapa gejalanya:

7 Software yang Membuat Work From Home Jadi Lebih Produktif

Rabu, 9 September 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan bahwa Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar PSBB seperti saat pertama kali diterapkan. “Tidak banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin” ungkap Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu kemarin. Lebih lanjut, per tanggal 14 September 2020, seluruh tenaga kerja di Jakarta kembali bekerja dari rumah atau WFH untuk menurunkan penyebaran virus corona di Jakarta. Hal ini menyebabkan perusahaan harus kembali beradaptasi dengan aturan WFH, dan sama seperti sebelumnya, masih ada banyak pegawai kantoran yang mengeluhkan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam melakukan kolaborasi dengan rekan kerja secara online. Inilah sebabnya, para pegawai kantoran memerlukan software yang bisa menjaga produktivitas saat bekerja dari rumah. Ada banyak software yang bisa membantu karyawan agar tetap produktif saat bekerja dari rumah. Sejumlah perusahaan startup di Indonesia bahkan berinovasi dengan meluncurkan software yang memudahkan karyawan saat WFH, seperti software akuntansi, pembelian, pertemuan online, manajemen proyek, CRM, pengelolaan penjualan, sampai dengan software manufaktur. Berikut ini tujuh macam software yang bisa membantu karyawan agar tetap produktif saat WFH. Jurnal.id Jika Anda sudah berkecimpung cukup lama sebagai akuntan, nama software Jurnal.id pastinya tak terdengar asing di telinga. Jurnal adalah salah satu software akuntansi yang cukup terkenal di kalangan pebisnis di Indonesia. Banyak perusahaan kelas menengah, UMKM, hingga korporasi yang berlangganan Jurnal.id hingga saat ini. Aplikasi cloud accounting ini memiliki berbagai fitur unggulan seperti laporan keuangan, pembuatan faktur secara otomatis, rekonsiliasi bank, hingga manajemen aset perusahaan. Hal yang membuat Jurnal.id dilirik banyak UMKM adalah harganya yang cukup terjangkau. Paper.id