#HarleyDavidson
en
496 Members
Commons
Cards
Talks
Q&A
Members
Popular
Updated
Motorcycle: Honda CTX700 DCT ABS
Freedom! Ah the open road! Wind in your helmet! Time to think all to yourself! Bathing suit underneath all the riding gear and off to a full days adventure to find a lake, pond or just hit the beach if that is where this baby takes me! How about you? How long have you been dreaming of hitting that open road? Well, stop dreaming! Motorcycles of all types to choose from from BMW, Harley, Honda, Indian, Kawasaki, Suzuki, Victory, etc. Whatever type fits your lifestyle. Get out there and enjoy the open road! I love the beauty of this Honda CTX700 DCT ABS! Read a little about it from their specs: 2014 Honda CTX700/CTX700D with DCT and ABS Features & Benefits The open road has never looked more inviting than when you're rolling along on the new 2014 Honda CTX™700. Made for travel with an efficient fairing and windscreen up front, the CTX700 boasts features that make it an ideal partner for exploring all that the open road can offer. It starts with great rider accommodations, thanks in large part to a comfy seat that's only 28.3 inches high—a handy aid around town. Then there's the powerful, smooth-running 670cc engine with its twin cylinders canted 62 degrees forward for better weight distribution and a lower center of gravity for nimble handling. There's also the option of an easy-to-use automatic Dual Clutch Transmission (DCT) or a standard six-speed manual; the DCT allows riders to instantly choose between a fully automatic mode or the option of more active gear selection via "paddle-shift" type buttons on the handlebar. Better yet, the CTX700D also comes equipped with an Antilock Braking System (ABS). With its broad power curve, light and nimble handling, roomy riding accommodations and smooth engine, the CTX700 excels at long-range travel, but these qualities also make it a terrific weekend warrior or daily rider. With all this and more, all in a very affordable package, get out and see that destination you've been wanting to visit—on the Honda CTX700. Features & Benefits - Upper fairing and windscreen divert wind around the rider, adding to comfort and reducing fatigue. - Sophisticated liquid-cooled SOHC eight-valve 670cc parallel-twin engine pumps out abundant torque in the low-end and midrange for easily accessible power. - An impressively broad torque curve gives the CTX700 a remarkably linear and smooth power delivery. - A relatively long engine stroke (80.0mm combined with a 73.0mm bore) and a high-inertia crankshaft are design elements that add to the CTX700's extremely tractable power characteristics. - The 62-degree forward lean given to the cylinder assembly facilitates near-vertical mounting of the single 36mm throttle body for superior intake port positioning and shaping. In addition, special shaping to the combustion chambers further enhance engine combustion efficiency for clean burning and optimal power production. - An engine balancer shaft quells vibration for smooth, comfortable operation, and rubber-mounted footrests also add to rider comfort. - Programmed Fuel Injection (PGM-FI) continuously monitors numerous variables to ensure the correct fuel mixture for existing riding and atmospheric conditions, thereby delivering optimal performance and remarkably crisp throttle response over a wide range of operating conditions. Two Model Options: - CTX700D with DCT/ABS features a second-generation automatic six-speed Honda Dual Clutch Transmission that uses two hydraulically controlled clutches to deliver quick and smooth gear changes in a choice of three modes: Manual (MT), which allows the rider to shift gears using buttons, and two automatic (AT) modes—S for sport riding and D for everyday use. - DCT model also features an Antilock Braking System (ABS) to provide full antilock functionality for secure braking action. - CTX700 features a manual six-speed transmission. - Low-seat height, along with the new Honda parallel-twin engine design, creates a very low center of gravity, making the CTX700 feel remarkably nimble and fun to ride. - Fuel capacity of 3.27 gallons and great fuel efficiency gives the CTX700 a long cruising range. - A rigid and compact diamond-shape steel frame, low center of gravity and plush suspension help make the CTX700 responsive, agile and enjoyable over the long haul. - Stout 41mm front fork provides 4.2 inches of travel, while the Pro-Link® rear suspension system delivers 4.3 inches of wheel travel. - A remarkably low seat height of 28.3 inches helps instill rider confidence. - Open, roomy ergonomics position the rider in a well-balanced seating position for all-day comfort. - A large array of available accessories allows owners to add just the right combination of capabilities to suit individual preferences and expand their adventures. Honda Genuine Accessories† Tall Windscreen (cowl version only), Heated Grips, Heated Grip Attachment, Saddlebags, Saddlebag Stay, Saddlebag Panel (color-matched), Rear Carrier, Backrest, Backrest Bracket, Sub Harness, Accessory Socket, Chrome Master Cylinder Cover, Chrome License Plate Frame † WARRANTY: Because we're so confident in the quality of each of our Honda Genuine Accessories, we're pleased to offer one of the best warranties in the industry. One-year warranty begins on the day accessories are purchased by the customer. Accessories subject to change. Honda North America | 1919 Torrance Boulevard | Torrance, CA 90501 | 310-783-3170 |
Harley Davidson si Perek Ijo
Jakarta - Dalam memodifikasi motor Ariawan Wijaya yang merupakan punggawa dari bengkel modifikasi Baru Motor Sport (BMS) yang berada di Jalan Palmerah Barat No. 24, Jakarta Barat selalu melahirkan motor modifikasi yang nyeleneh. Buktinya yang satu ini, motor Harley-Davidson XL 1200 keluaran tahun 2011 ini dibuatnya dengan gaya dan warna yang nyeleneh. Bayangkan saja motor gede (moge) ini dibuatnya mengusung gaya pro-street dan dibalut dengan warna yang mencolok yakni hijau. "Karena motor ini gue kasih warna ijo dan menurut teman-teman warnanya mengganggu di mata jadi anak-anak manggilnya 'Si Perek Ijo'," ungkap pria ramah ini. Apa hubungannya warna ijo dipanggil sebagai 'Si Perek Ijo'? Menurutnya warna hijaunya sangat norak dan itu hanya julukan iseng dari teman-teman. Pria yang akrab disapa Ari ini mengaku cukup nyaman dan tidak merasa terganggu dengan julukan dan warna tersebut. "Kalau gue sih enjoy aja. Biarin aja ini kan buat seru-seruan doang," cetus Ari sambil tersenyum. Karena mengusung aliran pro-street dan untuk digunakan sehari-hari jadi Ari tidak menghilangkan unsur yang terlalu ekstrim. Motor miliknya ini juga masih nyaman untuk digunakan sehari-hari. Dalam memodifikasinya, Ari membuat custom frame yang disesuaikan dengan aliran pro-street. Pembuatan custom lainnya seperti knalpot, tempat duduk, gas tank dan handle bar. Dilihat secara kasat mata maupun detil pembuatan knalpot dan lain-lainnya yang custom, Ari tergolong rapi dan terampil. Semuanya dikerjakannya dengan rapi dan apik sehingga Harley-Davidson XL 1200 ini terlihat sangat elegan. "Bagian seperti itu yang gue buat custom. Meski custom gue tidak menghilangkan unsur kenyamanan berkendara. Motor ini tetap bisa gue pakai sehari-hari ko," imbuhnya. Dalam pengerjaannya, Ari hanya membutuhkan waktu 4 bulan saja dan untuk urusan kocek Ari cukup merogoh koceknya dalam-dalam. Data modifikasi: Custom frame aliran pro street daily used Front wheel 19x3 Rear wheel 16x8.5 Front tire 110-18 v-rubber Rear tire 240-16 v-rubber Front fork by Demon Cycles Custom pipe exhaust Custom seat Custom gas tank Custom handle bar (ady/ddn)
Harley Setengah Berbuntut Tawon
Biasanya, bikers mengustom Harley-Davidson (HD) dengan tampilan chopper, pro street, bobber, atau old skoll, tidak berlaku bagi Tommy Utomo. HD Dyna FXR 1999 miliknya justru ditampilkan dalam dua kepribadian, ber-fairing bak sepeda motor sport, dan berbuntut tawon ala cafe racer klasik. Semua itu bermula dari seringnya pengusaha muda itu kongkow bersama rekan-rekannya di workshop Studio Motor Custom Bike (SMCB), di Jl RC Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan. Jajaran sepeda motor kustom bergaya cafe racer di Galeri SMCB membuatnya ”ngiler” dan berniat ikut memodifikasi pakai sepeda motornya sendiri. Terinspirasi RSD California Ketika pertama kali tukar pikiran dengan Donny Ariyanto, pemilik SMCB, Tommy terpikir model cafe racer, karena sosok HD yang bongsor cukup serasi jika menerapkan gaya itu. Namun, setelah menimbang referensi lain, half fairing pun dipasang yang terinspirasi dari garapan rumah modifikasi Rolland Sands Design, California. Mau tak mau, tampang depan hingga wujud tangki harus dirombak dengan desain membulat untuk menyesuaikan keberadaan buntut tawon dan fairing setengah. ”Nakal banget modelnya, walau harus ada sedikit penyesuaian posisi riding. Tapi model ini sudah pas buat saya yang ingin beda dengan modifikasi HD kebanyakan,” ujar Tommy. Bodi kelar digarap SMCB, giliran Komet Studio ambil peran dalam proses finishing. Laburan warna hitam labelan Sikkens diimbuhi garis putih dengan guratan pen stripping merah mampu mempertegas permainan warna pada sepeda motor ini. Selebihnya, beberapa proses detail dilakukan seperti melabur segitiga atas-bawah dan tabung sokbreker dengan teknik pengecatan powder coating. Meski harus merombak desain, Tommy berpesan agar rangka tidak dipotong, karena jenis sasis pada sepeda motor ini jarang dimiliki. Penambahan bodi mengandalkan material berbahan plat galvanil dengan ketebalan 1,2 mm. Lalu, setang diganti dengan model drag untuk mendapatkan roh cafe racer yang harus membungkuk untuk menungganginya. Pelek asli dipertahankan tapi terlebih dulu dipoles agar lebih kinclong lalu dibalut ban Avon Safety Milleage. Penyempurnaan wajah dilakukan dengan menambah tameng angin dan lampu depan aftermarket. Aksesori tambahan berpa jok kustom dan disempurnakan logo cross yang bersemayam dengan tenang menjadi satu bagian dari mesin. Benar saja, kelar penggarapan Dyna FXR Cafe Racer ini, tidak sedikit orang yang datang ke workshop SMCB untuk memberikan apresiasi positif atas keberanian Tommy membuat ubahan pada HD miliknya lain dari yang lain. Dan yang paling penting, selain model yang beda, modifikasi ini menegaskan bahwa tidak perlu komponen dan aksesori mahal nan mewah, karena biaya modifikasi keseluruhan hanya butuh Rp 25 juta saja. Bravo!