norman
5,000+ Views

Verza tak Punya Lawan di Motor Sport

JAKARTA- Segmen sport dengan harga murah saat ini sedang sepi pemain. Celah ini coba dimanfaatkan Astra Honda Motor (AHM) dengan menelurkan Honda Verza 150. Sebelumnya segmen sport dengan harga murah ada Suzuki Thunder 125, namun varian tersebut sudah tidak diproduksi. Lalu disusul dengan motor asal India, Bajaj Pulsar 135 dan juga TVS Apache. Keduanya menawarkan harga yang cukup miring. Sedangkan pabrikan asal Jepang lainnya sedang fokus di segmen medium sport. Seperti Yamaha dengan New V-ixion serta Byson, atau Kawasaki yang punya andalan di segmen high sport Ninja 250. “Ada potensi di segmen low sport yang cukup besar. Celah ini coba dimanfaatkan AHM dengan meluncurkan Verza 150. Pemain di low sport tidak banyak, dan Verza 150 bisa menjadi trend setter,” jelas General Manager of Marketing Planning and Analysis Division PT AHM Agustinus Indraputra. Agustinus menambahkan, 2008 lalu adalah pencapaian terbaik Honda di segmen sport, dengan penjualan mencapai 9.000 unit perbulan. Dan di 2013 ini AHM akan coba mencapai rekor itu kembali, dengan banyaknya senjata baru. “Kita coba memanfaatkan semua sisi termasuk di sektor low sport. Pemain di low sport masih sedikit, dan ada blank area yang bisa dimanfaatkan,” lanjut pria yang akrab disapa Indra ini. AHM membanderol Verza 150 mulai harga Rp16.050.000, buat tipe spoke wheel. Sedangkan tipe CW atau cast wheel dilepas dengan harga Rp16.900.000. Harga tersebut sudah berstatus OTR DKI Jakarta.
norman
4 Likes
0 Shares
Comment
Suggested
Recent
Cards you may also be interested in
New Lawnmower capable of 130mph
We're not even sure they've got a blade of Kentucky Bluegrass to cut, but the folks at Top Gear have gone ahead and started building what will become, if they're successful, the world's fastest lawn mower. Actually, it appears Top Gear is not doing much of the design and assembly work at all, instead having solicited help from experts at Honda and Team Dynamics, which oversees the automaker's touring car efforts. What the three are working on is a riding lawnmower with a 110-hp engine that can reach 60 miles per hour in four seconds and trim turf at speeds up to 130 mph. If they succeed, such a maximum velocity would put them well ahead of the current record for the world's fastest lawnmower, which is 96.529 mph set by Bobby Cleveland and his Snapper race mower at the Bonneville Salt Flats in September of 2010. Top Gear hasn't said whether or not it will officially go after Cleveland's record, but the build will be featured in an upcoming issue of the Top Gear magazine and is scheduled to be completed by June 17, so we may learn what this maniacal mower's true purpose is then. According to TG's report on how the build is going, as well as the video of it being fired up (literally) for the first time below, there aren't many actual mower parts left on this machine. What started out as a Honda HF2620 mower now sports wheels and tires from a racing quad, a back axle from a go-kart, a steering rack from a Morris Minor and a 1000cc engine from a Honda VTR1000F sport bike. All that remains from the original mower are the pedals and body panels; even the steel cutting deck has been replaced with a lighter fiberglass version. And blades? This mower will be bladeless, instead using two electric motors to spin lengths of brake cable like a weed whacker.
Modifikasi Byson Bergaya 250cc
Yamaha Byson memang memiliki body yang sangat stylish dan sporty, dengan desain tangki yang besar pas banget dengan kontur bodi belakang. Sayangnya dengan bodi dan ban dengan ukuran yang gambot kapasitas mesin Byson hanya 150 cc dan masih menggunakan sistem pembakaran karbu. Dan akhirnya banyak yang menjuluki Byson dengan Kebo. Sumber : otomotifnet Namun hal ini tidak berlaku untuk Zulkarnain, seperti yang dilansir via otomotifnet.com dia memodifikasi motor Yamaha Byson nya sepintas menjadi layaknya versi 250 cc. Menurut dia cara paling mudah untuk menaikkan kapasitas mesinnya adalah melalui ganti bodi, Karena dari tampilan bodi maka akan tercermin kapasitas mesin motor. Untuk body full set customnya Zulkarnain memesan khusus dari Lent Automodified asal Probolinggo Jawa timur. Satu set bodi kit full set tersebut meliputi kondom tangki, cover belakang, shroud, cover engine dan head lamp depan. Menariknya semua bodi kit tersebut pas dengan dudukan bodi Byson aslinya, sehingga tidak perlu membuat braket baru untuk mengikat bodi kit tersebut pada Yamaha Byson. Lent Automodified memang terkenal dalam membuat bodi kit custom yang sangat halus dan detail. Lihat saja desain bodi yang menempel pada Yamaha Byson lansiran tahun 2012 ini. Selain apik ciri khas Yamaha Byson pun masih nampak, apalagi dengan sentuhan cat yang didesain seperti asli bawaan Byson, tak pelak bakal banyak orang yang akan terkecoh. Untuk kaki-kaki, Zulkranain tak membiarkan orisinilnya. Untuk sok depan dia menggunakn sok model upside down dari Ride It. Sementara untuk lengan ayun belakang menggunakan model ala Moge dengan berlabel RD Racing. Agar semakin kekar tapak ban juga diganti dengan ukuran yang lebih besar, untuk depan dia menggunakan ukuran 120/60-17 dan belakang dengan ukuran 160/60-17. Dengan tampang baru ini Yamaha Byson ini nampak seperti edisi khusus 250 cc, sehingga membuat banyak orang berdecak kagum, walau aslinya hanya Yamaha Byson biasa. Tertarik? Sobat bisa pilih-pilh body kit buatan Lent Automodified silahkan kunjungi lentautomodified.blogspot.com.