fattyaaaa
1,000+ Views

rhoma irama vs farhat abbas

2 orang ini disebut2 sbg calon presiden 2014. kalian dukung yg mana guys ??
7 Likes
0 Shares
10 Comments
Suggested
Recent
pilih aku aja hehehe
hihihi... kalo bisa mengundurkan diri sih aku juga mauu. kita b'doa aja guys, mudah2an ada calon yg lbh cocok :)
Jaman udah aneh, orang yang sudah punya kecerdasan dan seharusnya itu dewasa malah bersikap kekanakan kayak gini, pake sumpah pocong segala.
ini beneran ? kalau salah satunya terpilih jadi presiden indonesia , saya dengan terpaksa dan hati berat mengundurkan diri jadi warga negara indonesia :( #sampaimasajabatanmerekahabisaja
sepertinya ini bukan hal yg patut d contoh ya -_- @rfqdisa
Cards you may also be interested in
Tips memilih Kursi Kantor Yang Tepat
Tips memilih Kursi Kantor Yang Tepat Kursi menjadi mebel kantor yang pemilihannya membutuhkan pemilihan yang tepat. Kursi untuk bekerja di ruangan kantor memanglah mempunyai persyaratan sendiri supaya selalu memberi kenyamanan. Kursi kantor yg tidak nyaman memberi efek negatif pada kemampuan karyawan di dalamnya. Bisa jadi karyawan gampang terasa capek, terganggu kesehatannya, serta hal yang lain. Ketika kursi kantor anda terasa nyaman, tentu para pekerja atau karyawan akan bekerja dengan baik. Kenapa kursi kantor harus disesuaikan berdasar pada posisi atau manfaatnya? Singkat ceritanya adalah untuk membedakan atasan dan bawahan. Anda bisa membeli furniture mebel minimalis jakarta di toko furniture. Berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih furniture kantor yang tepat : - Pilih merk yang pas Ketika anda masuk ke toko furniture yang menyediakan berbagai macam jenis kursi kantor, ada baiknya anda menyesuaikan dengan kenyamanan anda. Hal ini karena tak jarang banyak kursi kantor yang hanya bagus dari segi penampilannya saja, namun kurang nyaman dalam hal pemakaian. Sebaiknya anda mencoba duduk di kursi tersebut selama beberapa waktu, dan rasakan bagaimana kenyamanan kursi tersebut. Jika dirasa kurang nyaman, anda bisa memilih tipe kursi kantor yang lain. - Merk kursi kantor yang bergaransi, Hal lain yang harus anda perhatikan adalah garansi dari kursi kantor tersebut. Hal ini sangat penting karena ketika kursi kantor tersebut tidak awet atau mudah rusak, anda bisa meminta penggantian. Tentu hal ini akan menghemat pengeluaran kantor anda karena kantor anda tidak perlu untuk membeli kursi kantor yang baru lagi. - Harga kursi yg tidak melampaui biaya Hal yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan adalah menentukan harga dari kursi tersebut. Jangan sampai harga kursi tersebut membuat kantor anda mengeluarkan biaya yang besar. Sesuaikan dengan anggaran kantor anda. Usahakan anggaran kursi tadi tidak melebihi anggaran yang sudah ditentukan. - Warna yang senada dengan furniture lainnya Anda juga sebaiknya memperhatikan warna dari kursi tersebut. Jangan sampai kursi anda kontras dengan furniture yang lain. Usahakan untuk memilih kursi yang senada dengan furniture yang lainnya. Karena warna yang sesuai atau senada akan membuat kantor anda menjadi lebih semarak dan terlihat nyaman. - Kursi yang empuk Kursi empuk menjadi syarat yang juga harus dipenuhi oleh sebuah kursi kerja. Hal ini sangat penting karena kebanyakan pekerja tersebut duduk selama beberapa jam. Tentu membutuhkan kursi yang nyaman dan empuk. Anda bisa mencoba mencari kursi tersebut pada pengusaha mebel jepara
Container Bekas Untuk Kantor
Container Bekas Untuk Kantor. Perkembangan jaman terkadang tidak bisa diduga. Banyak hal terjadi diluar bayangan kita. Dari yang tidak ada hubungannya bisa terjadi juga. Seperti container bekas, yang tadinya hanya untuk pengiriman barang kini digunakan orang untuk properti dan lain-lain. Seperti yang di tulis pada artikel berikut ini http://www.pakgaol.com/2016/09/beli-container-bekas-di-jakarta-murah.html Setelah diperkenalkan di berbagai negara di Eropa, maka container bekas digunakan juga di berbagai negara di kawasan Asia. Seperti Indonesia, Singapura dan kawasan asia tenggara lainnya. Hal inilah yang membuat banyaknya pengguna container pada jaman sekarang. Walau tidak sebanyak yang diharapkan. Walau memang bentuknya kurang memadai. Tapi karna sangat kuat maka banyak dibutuhkan orang. Container 40 Feet Untuk Kantor Dengan panjang 12 meter maka container dengan ukuran segitu memang cocok untuk kantor. apalagi kalau kantor untuk project atau kantor pada perkebunan. Karena sangat kuat dan dapat di tempatkan dimana saja. Kita tentu mengharapkan sebuah properti yang murah maka salah satu alternatif adalah container bekas 40 feet. Seperti yang ditulis pada artikel berikut ini http://www.pakgaol.com/2016/11/container-20-feet-bekas-di-jakarta.html Yang jadi masalah saat ini adalah banyaknya penjual container bekas. Sehingga jumlah penjual lebih banyak dari pembeli. Hal ini tentu tidak baik. Dimana container bekas sangat banyak tersedia. Seperti container 20 feet bekas dan container 40 feet. Container Bekas 20 feet Inilah container paling pendek, karena panjangnya cuman 6 meter. Kalau mau dibuat gudang cocok memang atau bisa juga rumah tinggal karyawan di perkebunan dan di sebuah project. Hal inilah yang membuat pembeli sangat sedikit. Karena memang hal ini berkaitan dengan jumlah peminat dan pengguna. Container bekas 20 feet harga murah dan kuat. Cocok untuk kantor, rumah, cafe, toko. Untuk anda yang berminat atau ingin tahu tentang container 20 feet bekas pada alamat berikut ini Jual container Bekas di Jakarta.
Transkrip Wawancara Rhoma Irama & Najwa Shihab
Berikut ini adalah bocoran sebagian transkrip wawancara Najwa Shihab dengan Rhoma Irama di acara “Mata Najwa” yang batal disiarkan karena lebih parah daripada yang kemudian ditayangkan Metro TV, Rabu, 28 November 2012, sebagaimana yang telah kita saksikan itu. Selama dan sesudah membaca transkrip ini harap anda jangan tertawa! Tentang Subsidi BBM: Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, anda mesti mengetahui berbagai persoalan bangsa ini, dan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas mengenai dunia internasional.” “Salah satu persoalan yang kerap melanda bangsa ini adalah soal subsidi BBM, yang kian lama kian membengkak. Tahun ini APBN tersedot untuk subsidi BBM itu dipastikan mencapai angka Rp. 222,8 triliun. Bagaimana pendapat anda mengenai subsidi BBM ini?” Rhoma: “Wah, saya baru tahu kalau hanya untuk penggunaan BBM pemerintah menganggarkan subsidi anggaran sampai sedemikian besarnya. Rp. 222,8 triliun itu pasti sangat besar, ya? Ini suatu pemborosan dan kebodohan yang luar biasa dari pemerintah saat ini. Pemerintah tidak mendidik masyarakat akan berperilaku hemat, malah mengikuti pola konsumtif masyarakat kita dengan mengadakan subsidi anggaran sebesar itu hanya untuk BBM. Padahal, saya yakin seyakin-yakinnya, mereka yang menggunakan BBM itu adalah dari kalangan mampu.” Najwa: “Jadi, menurut anda, subsidi BBM itu harus dihapus, atau bagaimana?” Rhoma: “Tentu saja harus dihapus. Untuk apa mengsubsidikan masyarakat mampu hanya untuk penggunaan BBM seperti itu.” Najwa: “Bagaimana mekanisme penghapusan subsidi BBM tersebut? Tentu kalau dilakukan secara tiba-tiba akan berpotensi memicu gejolak sosial dan politik yang tinggi?” Rhoma: “Secara spesifik, saya sendiri tidak memahami soal penggunaan BBM. Karena saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Namun demikian saya yakin bahwa penghapusan BBM itu harus dilakukan pemerintah. Karena selain menghemat anggaran, juga mendidik masyarakat untuk tidak konsumtif. Yang ujung-ujungnya hanya menguntungkan negara kafir saja!” “Tentang gejolak sosial-politik,saya tidak yakin itu bakal terjadi. Masa hanya menghapus subsidi BBM bisa menimbulkan gejolak sosial dan politik? Mbak Najwa ini ada-ada saja, kalau bertanya. Bilamana perlu pemerintah melarang saja penggunaan BBM itu!” Najwa: “Saya tidak akan bertanya secara spesifik soal subsidi BBM ini. Tetapi saya terkejut mendengar anda tidak pernah menggunakan BBM?! Lebih terkejut lagi, anda mengatakan bilamana perlu pemerintah melarang penggunanan BBM. Apakah itu mungkin? Terus, apa kaitannya dengan penggunaan BBM hanya menguntungkan negara kafir? Negara mana yang anda maksudkan? … Rasanya, ada yang tidak beres, nih?” Rhoma: “Ya, memang ada yang tidak beres. Pemerintah sekarang ini yang tidak beres. Kalau saya jadi presiden saya akan membereskan yang tidak beres ini. Masa hanya untuk masyarakat menggunakan BBM harus keluar anggaran subsidi sampai dua ratusan triliun rupiah itu? Mampu beli barangnya, tetapi ketika digunakan biayanya harus disubsidi? Benar-benar tidak beres! Hentikan subsidi BBM! Hentikan masyarakat yang terbiasa menggunakan BBM! Itu sangat mungkin. Betul, saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Kalau mau mengirim pesan, saya biasa mengirimnya melalui SMS, atau telepon langsung. Ngapaian harus khusus beli Blackberry lagi untuk menggunakan BBM?! Itu kan ujung-ujungnya menguntungkan negara kafir, asal BlackBerry itu, Kanada!” Najwa (berpaling ke kamerawan): “Matikan rekamannya!” Tentang Dunia Internasional Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, tentu anda akan berhubungan dengan dunia internasional. Dengan para pimpinan dari berbagai negara di dunia ini. Juga dengan investor-investor swasta asing raksasa.” “Tentu anda tahu siapa itu Ban Ki-moon? Apa pendapat anda tentang Ban Ki-moon?” Rhoma: “Mmmm … Dari namanya kelihatannya orang Korea, ya? O ya, pasti yang empunya lagu dan tarian yang sedang mendunia saat ini, ya… itu …mmmm …. apa itu namanya? Gang …, Gangnam Style?” Najwa: “Maaf, Bang. Gangnam Style itu pencipta lagunya dan pembawa tariannya adalah PSY, nama aslinya Park Jae Sang, bukan Ban Ki-moon.” Rhoma: “Oh, kalau begitu, saya tidak tahu, siapa itu Ban Ki-moon. … Seorang presiden, kan bukan superman yang harus tahu semua semua orang?” Najwa: “Anda tahu tentang Xi Jinping?” Rhoma: “Pasti kerabatnya Ahok, ya?!” Najwa (tepuk jidat, lupa lagi rekaman TV): “Waduh, bukan Bang!” Rhoma: “Saya belum pernah mendengar nama itu. Maka itu, bukan kapasitas saya untuk menjawabnya. Tapi, kita harus hati-hati dengan etnis mereka! Mereka sudah mengdominasi ekonomi kita, sekarang mau masuk lagi ke dunia politik, birokrat. Jangan-jangan Xi Jinping ini sebentar lagi akan mengikuti jejak Ahok. Hati-hati! Anak bangsa, khususnya umat Islam akan semakin resah dan cemas! … ” (Najwa segera memotongnya) Najwa: “David Cameron?” Rhoma: “Siapa itu?” Najwa: “Steve Jobs?” Rhoma: “Tidak kenal.” Najwa: “Bill Gates?” Rhoma: “Baru pertamakali ini mendengarnya.” Najwa: “Anda begitu yakin untuk maju sebagai capres 2014, tetapi nama-nama itu semua anda tidak tahu?!” Rhoma: “Sekarang saya balik bertanya kepada anda: Anda tahu siapa itu Habib Syaiful Ali ?” Najwa: “Tidak tahu.” Rhoma: “Ibrahim Nazaruddin?” Najwa: “Belum pernah dengar.” Rhoma: “Mulawarman Bakri?” Najwa: “Siapa itu?” Rhoma: “Kadir Abdulrachman?” Najwa: “Tidak kenal.” Rhoma: “Muhammad Abubakar?” Najwa: “Baru pertamakali ini mendengarnya.” Rhoma: “Nah, jadi sama saja, kan? Anda punya teman-teman, saya tidak kenal. Demikian juga, saya punya teman-teman, dan anda tidak kenal!” Najwa (sambil berdiri, berkata kepada kamerawan): “Stop merekam! Semua rekaman ini tidak kita pakai. Kita bikin rekaman baru dengan pertanyaan-pert­­anyaan yang lebih umum. …. “