bismaniacsearth
1,000+ Views

Ronal Surapradja Bakal Jadi Cameo di Sinetron SMASH 'Cinta Cenat-Cenut 3'

Kabar terbaru kembali datang dari sinetron romantis SM*SH, "Cinta Cenat-Cenut 3". Komedian Ronal Surapradja rupanya setuju untuk beradu akting dengan para personil SM*SH di sinetron tersebut. Namun, artis yang dikenal setelah membintangi acara "Extravaganza" ini hanya akan tampil sebagai cameo. Ronal mengaku bersedia bergabung di "Cinta Cenat-Cenut 3" karena rindu berakting di depan kamera. "Krn kangen akting akhirnya mengiyakan ajakan maen sinetron @CintaCenatCenut bareng @smash_indonesia," tweet Ronal di akun Twitternya, @RockNal. "Saya maen di @CintaCenatCenut bareng @SMASH_Indonesia sbg cameo doang koq gak terus2an. Saya jg sadar usia kali haha." Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peran Ronal di sinetron ini. Selain SM*SH dan Ronal, sinetron tersebut juga akan dimeriahkan oleh Wenda dan Devi eks Cherry Belle, Franda, Yuki Kato, Pamela Bowie, Eriska Rein dan Oxcel. "Cinta Cenat-Cenut 3" segera ditayangkan di stasiun Trans TV. Read more: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00023455.html#ixzz22frn127h
Comment
Suggested
Recent
Cards you may also be interested in
Transkrip Wawancara Rhoma Irama & Najwa Shihab
Berikut ini adalah bocoran sebagian transkrip wawancara Najwa Shihab dengan Rhoma Irama di acara “Mata Najwa” yang batal disiarkan karena lebih parah daripada yang kemudian ditayangkan Metro TV, Rabu, 28 November 2012, sebagaimana yang telah kita saksikan itu. Selama dan sesudah membaca transkrip ini harap anda jangan tertawa! Tentang Subsidi BBM: Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, anda mesti mengetahui berbagai persoalan bangsa ini, dan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas mengenai dunia internasional.” “Salah satu persoalan yang kerap melanda bangsa ini adalah soal subsidi BBM, yang kian lama kian membengkak. Tahun ini APBN tersedot untuk subsidi BBM itu dipastikan mencapai angka Rp. 222,8 triliun. Bagaimana pendapat anda mengenai subsidi BBM ini?” Rhoma: “Wah, saya baru tahu kalau hanya untuk penggunaan BBM pemerintah menganggarkan subsidi anggaran sampai sedemikian besarnya. Rp. 222,8 triliun itu pasti sangat besar, ya? Ini suatu pemborosan dan kebodohan yang luar biasa dari pemerintah saat ini. Pemerintah tidak mendidik masyarakat akan berperilaku hemat, malah mengikuti pola konsumtif masyarakat kita dengan mengadakan subsidi anggaran sebesar itu hanya untuk BBM. Padahal, saya yakin seyakin-yakinnya, mereka yang menggunakan BBM itu adalah dari kalangan mampu.” Najwa: “Jadi, menurut anda, subsidi BBM itu harus dihapus, atau bagaimana?” Rhoma: “Tentu saja harus dihapus. Untuk apa mengsubsidikan masyarakat mampu hanya untuk penggunaan BBM seperti itu.” Najwa: “Bagaimana mekanisme penghapusan subsidi BBM tersebut? Tentu kalau dilakukan secara tiba-tiba akan berpotensi memicu gejolak sosial dan politik yang tinggi?” Rhoma: “Secara spesifik, saya sendiri tidak memahami soal penggunaan BBM. Karena saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Namun demikian saya yakin bahwa penghapusan BBM itu harus dilakukan pemerintah. Karena selain menghemat anggaran, juga mendidik masyarakat untuk tidak konsumtif. Yang ujung-ujungnya hanya menguntungkan negara kafir saja!” “Tentang gejolak sosial-politik,saya tidak yakin itu bakal terjadi. Masa hanya menghapus subsidi BBM bisa menimbulkan gejolak sosial dan politik? Mbak Najwa ini ada-ada saja, kalau bertanya. Bilamana perlu pemerintah melarang saja penggunaan BBM itu!” Najwa: “Saya tidak akan bertanya secara spesifik soal subsidi BBM ini. Tetapi saya terkejut mendengar anda tidak pernah menggunakan BBM?! Lebih terkejut lagi, anda mengatakan bilamana perlu pemerintah melarang penggunanan BBM. Apakah itu mungkin? Terus, apa kaitannya dengan penggunaan BBM hanya menguntungkan negara kafir? Negara mana yang anda maksudkan? … Rasanya, ada yang tidak beres, nih?” Rhoma: “Ya, memang ada yang tidak beres. Pemerintah sekarang ini yang tidak beres. Kalau saya jadi presiden saya akan membereskan yang tidak beres ini. Masa hanya untuk masyarakat menggunakan BBM harus keluar anggaran subsidi sampai dua ratusan triliun rupiah itu? Mampu beli barangnya, tetapi ketika digunakan biayanya harus disubsidi? Benar-benar tidak beres! Hentikan subsidi BBM! Hentikan masyarakat yang terbiasa menggunakan BBM! Itu sangat mungkin. Betul, saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Kalau mau mengirim pesan, saya biasa mengirimnya melalui SMS, atau telepon langsung. Ngapaian harus khusus beli Blackberry lagi untuk menggunakan BBM?! Itu kan ujung-ujungnya menguntungkan negara kafir, asal BlackBerry itu, Kanada!” Najwa (berpaling ke kamerawan): “Matikan rekamannya!” Tentang Dunia Internasional Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, tentu anda akan berhubungan dengan dunia internasional. Dengan para pimpinan dari berbagai negara di dunia ini. Juga dengan investor-investor swasta asing raksasa.” “Tentu anda tahu siapa itu Ban Ki-moon? Apa pendapat anda tentang Ban Ki-moon?” Rhoma: “Mmmm … Dari namanya kelihatannya orang Korea, ya? O ya, pasti yang empunya lagu dan tarian yang sedang mendunia saat ini, ya… itu …mmmm …. apa itu namanya? Gang …, Gangnam Style?” Najwa: “Maaf, Bang. Gangnam Style itu pencipta lagunya dan pembawa tariannya adalah PSY, nama aslinya Park Jae Sang, bukan Ban Ki-moon.” Rhoma: “Oh, kalau begitu, saya tidak tahu, siapa itu Ban Ki-moon. … Seorang presiden, kan bukan superman yang harus tahu semua semua orang?” Najwa: “Anda tahu tentang Xi Jinping?” Rhoma: “Pasti kerabatnya Ahok, ya?!” Najwa (tepuk jidat, lupa lagi rekaman TV): “Waduh, bukan Bang!” Rhoma: “Saya belum pernah mendengar nama itu. Maka itu, bukan kapasitas saya untuk menjawabnya. Tapi, kita harus hati-hati dengan etnis mereka! Mereka sudah mengdominasi ekonomi kita, sekarang mau masuk lagi ke dunia politik, birokrat. Jangan-jangan Xi Jinping ini sebentar lagi akan mengikuti jejak Ahok. Hati-hati! Anak bangsa, khususnya umat Islam akan semakin resah dan cemas! … ” (Najwa segera memotongnya) Najwa: “David Cameron?” Rhoma: “Siapa itu?” Najwa: “Steve Jobs?” Rhoma: “Tidak kenal.” Najwa: “Bill Gates?” Rhoma: “Baru pertamakali ini mendengarnya.” Najwa: “Anda begitu yakin untuk maju sebagai capres 2014, tetapi nama-nama itu semua anda tidak tahu?!” Rhoma: “Sekarang saya balik bertanya kepada anda: Anda tahu siapa itu Habib Syaiful Ali ?” Najwa: “Tidak tahu.” Rhoma: “Ibrahim Nazaruddin?” Najwa: “Belum pernah dengar.” Rhoma: “Mulawarman Bakri?” Najwa: “Siapa itu?” Rhoma: “Kadir Abdulrachman?” Najwa: “Tidak kenal.” Rhoma: “Muhammad Abubakar?” Najwa: “Baru pertamakali ini mendengarnya.” Rhoma: “Nah, jadi sama saja, kan? Anda punya teman-teman, saya tidak kenal. Demikian juga, saya punya teman-teman, dan anda tidak kenal!” Najwa (sambil berdiri, berkata kepada kamerawan): “Stop merekam! Semua rekaman ini tidak kita pakai. Kita bikin rekaman baru dengan pertanyaan-pert­­anyaan yang lebih umum. …. “
SM*SH Pioner Pop Dance
Di tengah kejayaan industri musik pop-melayu, kemunculan boyband bergaya Korea , SM*SH, seolah menjadi titik balik dari dominasi warna musik di Indonesia. Kemunculan SM*SH diawali dengan video klip dari single pertama mereka, “I Heart You”, sekitar tahun 2010 lalu. Video tersebut banyak mengundang komentar karena warna musik dan gaya mereka yang sangat berbeda. Morgan, Bisma, Rangga, Rafael, Dicky, Reza, dan Ilham merupakan tujuh personil SM*SH yang hampir semuanya berasal dari Bandung. Mereka sempat menuai kontroversi karena dianggap menjiplak salah satu boyband asal Korea dengan nama yang sama. Padahal terdapat ‘sejarah’ dan filosofi panjang dari nama boyband ini. SM*SH merupakan singkatan dari Seven Man As Seven Heroes. Kata heroes dalam nama tersebut dimaksudkan agar mereka bisa menginspirasi anak muda untuk berkarya dalam hal positif. Sedangkan tanda bintang yang menggantikan huruf “A” terinspirasi dari managemen yang bernaung di atas mereka sejak tahun 2010, yaitu Starsignal. Sukses dengan single I Heart You, SM*SH terus menggebrak panggung musik dengan meluncurkan hits kedua yang bertajuk Senyum Semangat. Dengan lirik yang berisikan semangat dan motivasi, hits kedua SM*SH ini juga mendapatkan respon yang baik dari para penggemarnya. Setelah rilis dua single tersebut, akhirnya SM*SH meluncurkan album perdananya pada tahun 2011 dibawah perusahaan rekaman Ancora Music. Tidak cukup dengan meluncurkan single dan album, SM*SH juga membintangi dua serial televisi berjudul Cinta Cenat Cenut dan Cinta Cenat Cenut 2 dimana mereka menjadi tokoh utama. Selain bermain serial televisi, mereka juga sempat mengisi reality show selama bulan Ramadhan dengan judul SM*SH ngabuburit. Kepopuleran mereka semakin bertambah setelah membintangi sejumlah iklan dari sederet merek produk yang cukup terkenal. Tidak sedikit penikmat musik yang merespon tidak baik atas kemunculan mereka di panggung musik Indonesia. Namun SM*SH memiliki klub penggemar yang jumlahnya pun tidak kalah sedikit. Para penggemar SM*SH ini menamai diri mereka Smashblast. Walaupun banyak gunjingan yang ditujukan pada mereka, SM*SH bisa membuktikan bahwa mereka bisa bertahan di industri dunia hiburan. Hingga saat ini nama SM*SH terus bergaung ditengah menjamurnya boyband dan girlband dengan gaya yang sejenis. Dengan munculnya fenomena tersebut hingga tersingkirnya musik pop-melayu, dapat dikatakan SM*SH adalah pionir musik pop-dance di Indonesia. (SH)
Like
Comment
Share