chrismustparty
1,000+ Views

Olahraga Nasional Jerman: Gulat Jari?

Dua atlet duduk berhadapan dan menggunakan satu jari (umumnya jari tengah). Mereka menggantungkan Jari tengah mereka ke satu gelang tali Kemudian mereka saling menarik tali tersebut ke arah mereka dan siapa yang berhasil menarik jari lawan melewati tanda yang ada di meja akan menang. Ada 8 divisi berbeda untuk pertandingan ini. Olahraga ini disebut fingerhakeln dan sudah dimainkan sejak abad ke-17.
Comment
Suggested
Recent
keren gan
Cards you may also be interested in
Cocktail Termahal Sedunia
Maestro peracik cocktail, Salvatore Calabrese memecahkan rekor dunia dengan membuat minuman termahal sedunia. Upayanya itu membuat namanya tercantum di Guinness Book of World Records, Kamis (11/10) di Mayfair, Inggris. "Salvatore's Legacy" adalah nama minuman racikan termahal itu. Racikannya mengandung beberapa minuman mahal karena berusia sangat tua; Clos de Griffier Vieux Cognac 1788 (40ml), Kummel Liqeur 1770 (20 ml), Dubb Orange Curacao 1860 (20 ml), dan sedikit Angostura Bitters dari tahun 1900. Seorang teman lama yang juga adalah klien Calabrese, tanpa menyebutkan nama, membeli minuman seharga Rp85 juta (5.500 Poundsterling). Minuman tersebut harus dibeli agar sah menjadi minuman termahal. Selain termahal, bila dilihat dari bahan-bahan yang disebutkan di atas, racikan cocktail itu bisa dibilang tertua, mengingat usia minuman-minuman itu, bahkan ada yang dibuat sebelum Revolusi Amerika. Keberhasilan Calabrese ini tidak datang dengan mudah. Tiga bulan sebelumnya, saat ia sedang bersiap untuk ajang ini, salah satu botol minuman yang akan digunakan dalam campuran, pecah. Satu botol Cognac buatan tahun 1788, seharga 50 ribu Poundsterling pecah oleh seorang pelanggan Calabrese di The Playboy Club. Botol minuman yang harusnya menjadi bagian dari racikan termahal itu jatuh dari meja seorang pelanggan yang ingin melihat botol tersebut setelah memesan 2 gelas minuman tersebut dengan harga 5.050 Poundsterling untuk masing-masing gelas. Konon, setelah kejadian itu, Calabrese sempat patah arang. Namun akhirnya ia mencoba lagi, terbukti, ia berhasil. Rekor racikan minuman keras sebelumnya dipegang oleh The Skyview Bar di Burj Al Arab Hotel di Dubai, dengan harga 3.766,52 Poundsterling per gelas. Calabrese yang pernah bekerja di Dukes Hotel di St James's dan The Lanesborough di Knightsbridge adalah seorang pakar Cognac. Ia membangun koleksi Cognac langka yang ia pajang di Salvatore's Bar miliknya di The Playboy Club. Sumber : http://www.beritasatu.com/food-travel/77354-cocktail-termahal-sedunia.html
Reli Dakar Kembali Makan Korban
SANTIAGO– Reli Dakar memang dikenal sebagai reli mau yang kerap memakan korban. Gelaran reli Dakar di 2013 ini pun kembali memakan korban. Adalah pembalap sepeda motor Thomas Bourgin yang tewas setelah kecelakaan di jalur penghubung. Ini adalah kematian ke tiga di Reli Dakar 2013, setelah sebelumnya dua nyawa juga melayang di awal etape. Reli Dakar 2013 ini digelar dengan melewati kawasan Amerika Selatan, dengan dimulai di Argentina melalui Chili dan berakhir di Peru. Pembalap asal Prancis Thomas Bourgin tewas, Jumat 11 Januaro 2013 saat sedang melibas etape ketujuh reli paling ganas di dunia ini. Pembalap di keas sepeda motor tersebut tewas dalam kecelakaan di daerah pegunungan Chile. Rider 25 tahun tersebut dikabarkan tabrakan dengan petugas kepolisian setempat yang berjalan berlawanan arah. Tim medis yang berusaha menyelamatkan nyawa Bourgin tidak bisa berbuat banyak. Dikabarkan Bourgin tewas di tempat kejadian. Pihak penyelenggara reli Dakar ini menyatakan, kejadian kecelakaan yang menewaskan Bourgin ini sedang dalam penyelidikan. Dakar 2013 ini adalah penampilan perdana Bourgin. Dia berada di posisi ke 68 dalam klasemen keseluruhan. Bourgin sudah terjun di dunia balap reli ini sejak 2009, ketika dia mengambil bagian dalam Rally Maroko. Lalu merebut posisi empat di ajang Race Afrika 2011 dan menempati posiis tujuh di Rally Tunisia. "Semua yang terlibat di ajang Dakar mengekspresikan kesedihan besar atas tewasnya Bourgin. Mereka menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan kerabat Bourgin," tulis penyelenggara reli Dakar dalam siaran persnya.