mihihi703
5,000+ Views

[Resep] Ronde Jeruk

Ronde beraroma jeruk, pasti segar rasanya apalagi kalau diisi dengan kacang. Hidangan khas dari Salatiga Bahan-bahan/bumbu-bumbu: Bahan Ronde: 150 gram tepung ketan putih 1/4 sendok teh garam 125 ml air hangat 25 gram wijen sangrai Bahan Isi: 50 gram kacang tanah kupas, disangrai 20 gram gula pasir Bahan Air Jahe: 750 ml air 250 ml air jeruk peras 150 gram gula pasir 200 gram jahe, dibakar, dimemarkan Bahan Pelengkap: 100 gram kolang kaling, direbus, diiris 100 gram kacang hijau, rebus hingga empuk 100 gram agar-agar merah, potong kotak-kotak 1 cm 100 gram kacang tanah tanpa kulit, goreng matang Cara membuat: Isi, blender kacang tanah hangat-hangat dan gula pasir sampai rata. Bentuk menjadi bulatan kecil-kecil. Sisihkan. Ronde, campur tepung ketan dan garam. Aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Bagi 2 bagian. Ambil sedikit satu bagian. Bulatkan. Ambil sedikit adonan lagi. Pipihkan. Beri isi. Bentuk bulat. Celup ke dalam air. Gulingkan di atas wijen. Lakukan sampai adonan habis. Didihkan air. Masukkan bola-bola ketan. Rebus hingga mengapung. Angkat dan tiriskan. Air jahe, rebus air, gula pasir, dan jahe di atas api kecil sampai mendidih dan harum. Sajikan ronde bersama kuah serta pelengkapnya. Untuk 5 porsi
2 Comments
Suggested
Recent
@belongs2mon ini resep modifikasi :) cobain deh.Kayaknya seru tuh rasanya
lohhh ronde juga ada jeruk ta??
Cards you may also be interested in
Sejarah PemPek Palembang
Pempek Palembang sesuai dengan namanya merupakan makanan khas Sumatera Selatan (palembang) yang terbuat dari bahan dasar ikan dan sagu. Penyajian pempek palembang selalu ditemani dengan semangkuk kuah pedas dan menggigit berwarna coklat kehitaman yang disebut dengan cuko / cuka. Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina. Cerita Rakyat Tentang Pempek Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (Rumah rakit tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka (bahan makan dari singkong), sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek-apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek. Fakta Sejarah Pembanding Namun cerita rakyat ini patut ditelaah lebih lanjut karena singkong baru diperkenalkan bangsa Portugis ke Indonesia pada abad 16. Selain itu velocipede (sepeda) baru dikenal di Perancis dan Jerman pada abad 18. Selain itu Sultan Mahmud Badaruddin baru lahir tahun 1767. Juga singkong sebagai bahan baku sagu baru dikenal pada jaman penjajahan Portugis dan baru dibudidayakan secara komersial tahun 1810. Jika dilihat dari fakta lain yang bertentangan dengan cerita rakyat diatas, mungkin Sejarah Pempek Makanan Khas Palembang memang belum sepenuhnya benar. Walaupun begitu sangat mungkin pempek merupakan adaptasi dari makanan Cina seperti baso ikan, kekian ataupun ngohyang. Jenis Bahan Pembuatan Pempek Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih. Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Juga sudah ada yang menggunakan ikan dencis Kreasi Makanan dari Adonan Pempek Dari satu adonan pempek, ada banyak makanan yang bisa dihasilkan, bergantung baik pada komposisi maupun proses pengolahan akhir dan pola penyajian. Di antaranya adalah Laksan, Tekwan, Model, dan Celimpungan. Laksan dan celimpungan disajikan dalam kuah yang mengandung santan; sedangkan model dan tekwan disajikan dalam kuah yang mengandung kuping gajah, kepala udang, dan bumbu lainnya. Varian baru juga sudah mulai dibuat orang. Misalnya saja kreasi yang membuat pempek keju,pempek baso sapi, pempek sosis serta pempek lenggang keju yang dipanggang di wajan anti lengket (teplon). sumber: http://kumpulansejarah-aris.blogspot.kr/2012/11/sejarah-asal-usul-pempek-palembang.html
Cocktail Termahal Sedunia
Maestro peracik cocktail, Salvatore Calabrese memecahkan rekor dunia dengan membuat minuman termahal sedunia. Upayanya itu membuat namanya tercantum di Guinness Book of World Records, Kamis (11/10) di Mayfair, Inggris. "Salvatore's Legacy" adalah nama minuman racikan termahal itu. Racikannya mengandung beberapa minuman mahal karena berusia sangat tua; Clos de Griffier Vieux Cognac 1788 (40ml), Kummel Liqeur 1770 (20 ml), Dubb Orange Curacao 1860 (20 ml), dan sedikit Angostura Bitters dari tahun 1900. Seorang teman lama yang juga adalah klien Calabrese, tanpa menyebutkan nama, membeli minuman seharga Rp85 juta (5.500 Poundsterling). Minuman tersebut harus dibeli agar sah menjadi minuman termahal. Selain termahal, bila dilihat dari bahan-bahan yang disebutkan di atas, racikan cocktail itu bisa dibilang tertua, mengingat usia minuman-minuman itu, bahkan ada yang dibuat sebelum Revolusi Amerika. Keberhasilan Calabrese ini tidak datang dengan mudah. Tiga bulan sebelumnya, saat ia sedang bersiap untuk ajang ini, salah satu botol minuman yang akan digunakan dalam campuran, pecah. Satu botol Cognac buatan tahun 1788, seharga 50 ribu Poundsterling pecah oleh seorang pelanggan Calabrese di The Playboy Club. Botol minuman yang harusnya menjadi bagian dari racikan termahal itu jatuh dari meja seorang pelanggan yang ingin melihat botol tersebut setelah memesan 2 gelas minuman tersebut dengan harga 5.050 Poundsterling untuk masing-masing gelas. Konon, setelah kejadian itu, Calabrese sempat patah arang. Namun akhirnya ia mencoba lagi, terbukti, ia berhasil. Rekor racikan minuman keras sebelumnya dipegang oleh The Skyview Bar di Burj Al Arab Hotel di Dubai, dengan harga 3.766,52 Poundsterling per gelas. Calabrese yang pernah bekerja di Dukes Hotel di St James's dan The Lanesborough di Knightsbridge adalah seorang pakar Cognac. Ia membangun koleksi Cognac langka yang ia pajang di Salvatore's Bar miliknya di The Playboy Club. Sumber : http://www.beritasatu.com/food-travel/77354-cocktail-termahal-sedunia.html